Mengenal OriginOS 7: Sistem Operasi Terbaru Vivo Berbasis Android 17 (Fitur, Desain, & Daftar Update)

Vivo resmi meluncurkan OriginOS 7, antarmuka sistem operasi generasi terbaru yang dibangun dengan basis Android 17. Diumumkan perdana secara global pada September 2026 bersamaan dengan debut lini flagship Vivo X500 Series, OriginOS 7 membawa perombakan besar-besaran dari sisi kelancaran grafis, asisten AI, hingga integrasi ekosistem mengejutkan yang sangat ramah terhadap pengguna perangkat Apple.

Bagi pengguna setia Vivo dan iQOO, pembaruan ini dipastikan akan membawa pengalaman penggunaan smartphone ke level yang jauh lebih mulus, adaptif, dan estetik. Berikut adalah ulasan lengkap mengenai deretan fitur canggih OriginOS 7 dan daftar perangkat yang kebagian pembaruannya.



Fitur Unggulan OriginOS 7

Sistem operasi ini tidak sekadar merombak tampilan luar. Vivo menjanjikan pembaruan arsitektur sistem komputasi (Origin Smooth Engine) yang diklaim akan memastikan ponsel tetap berjalan lancar meski sudah digunakan selama 6 tahun.

1. Desain Visual Liquid Glass dan Fluid Motion

Vivo menggunakan bahasa desain baru dengan efek material transparan mirip kaca cair (Liquid Glass) yang diterapkan pada tombol, panel Quick Settings, hingga elemen notifikasi. Pengguna bisa memilih tiga efek transparansi: Real, Natural, dan Soft.

Sementara itu, fitur Fluid Motion membuat animasi antarmuka merespons sentuhan layaknya hukum fisika alam. Elemen layar bisa meregang, memantul, atau menyatu dengan mulus merespons kecepatan usapan jari Anda.

2. Kustomisasi Interaktif: Wiggle, Glint, dan StickIt

Kustomisasi layar mendapat peningkatan kreatif lewat hadirnya beragam tema Lock Screen yang reaktif terhadap gerakan:

  • Wiggle Theme: Tema ini mampu menyulap foto 2D biasa menjadi permukaan berwujud cairan yang akan beriak atau memantul saat disentuh secara interaktif di layar.
  • Glint Theme: Tema holografis yang menggunakan sensor giroskop ponsel. Saat orientasi ponsel dimiringkan, efek cahaya, bayangan, dan elemen 3D pada wallpaper akan ikut bergeser secara realistis.
  • StickIt: Fitur yang mengizinkan Anda untuk membuat kolase potongan foto atau video bergaya stiker bertumpuk, yang bisa ditempatkan dengan bebas di Home Screen atau Lock Screen.

3. Ekosistem Silang yang “Ramah Apple”

Ini merupakan salah satu langkah inovatif dari Vivo, yaitu mendobrak tembok pembatas antar-merek. Pengguna Vivo kini bisa mengelola sikronisasi lintas platform dengan lebih leluasa:

  • Terkoneksi dengan Apple: Smartphone Vivo yang menjalankan OriginOS 7 bisa disambungkan ke Apple Watch untuk menyinkronkan data olahraga masuk ke aplikasi Origin Health. Apabila menggunakan AirPods, pop-up status baterai serta Spatial Audio akan muncul otomatis di poni pintar ponsel (Origin Island).
  • Akses iCloud & Vivo Office: Aplikasi bawaan Vivo File Manager kini terintegrasi secara native dengan iCloud, sehingga Anda bisa langsung membuka dan menarik unduhan berkas Apple. Fitur Vivo Office Kit juga memfasilitasi transfer layar instan ke Windows, Mac, maupun iPad.

4. Origin Workbench untuk Produktivitas

Untuk memaksimalkan multitasking, OriginOS 7 membawa ruang kerja khusus (task space) yang dinamakan Origin Workbench. Lewat fasilitas manajemen daya yang efisien, pengguna bisa membuka dan mengakses peralihan layar hingga lima aplikasi aktif sekaligus tanpa hambatan. Pekerjaan lintas aplikasi pun ditunjang oleh asisten AI pintar buatan Vivo, yakni Jovi, yang bertugas mengatur komputasi harian.

5. Peningkatan Kecepatan Ekstrem

Optimalisasi memori bernama Ultra-Core Computing yang mengalokasikan tenaga secara dinamis menghadirkan metrik kecepatan baru yang mengesankan:

Efisiensi grafis meningkat tajam, mengeliminasi efek lag (patah-patah) di sistem hingga nyaris nol. Fitur Memory Fusion juga mampu melegakan penyimpanan hingga 25 GB ekstra pada ponsel berkapasitas 256 GB lewat optimalisasi arsip latar belakang.

Proses membuka aplikasi (cold start) 10% lebih singkat.

Transisi saat berpindah-pindah antar halaman web atau aplikasi 11% lebih kencang.

Daftar HP Vivo dan iQOO yang Mendapat Update OriginOS 7

Sistem operasi OriginOS 7 terpasang langsung dari pabrik pada lini Vivo X500, X500 Pro, dan X500 Pro Max. Untuk tipe perangkat seri lain, Vivo menggelar tahap pembaruan Preview Program mulai September 2026, dan disusul peluncuran ke pembaruan Stabil bertahap pada rentang bulan Oktober 2026 hingga awal tahun 2027.

Berikut ini adalah gambaran lini perankat yang dikonfirmasi segera mendapatkan pembaruan:

Lini Mid-Range iQOO: Seri iQOO Neo 11, Seri Neo 10, Seri Neo 9, Seri Z11, Seri Z10.

Lini Flagship Vivo: Vivo X Fold 6, Seri Vivo X300 (Termasuk Pro, Ultra, dan Satellite Edition), Seri Vivo X90.

Lini Mid-Range Vivo: Seri Vivo S30, Seri S20, Seri Y600, Seri Y500.

Lini Flagship iQOO: Seri iQOO 15 (15 Ultra, 15 Pro, 15T), Seri iQOO 13, Seri iQOO 12, Seri iQOO 11.

Berikut adalah perbandingan langsung antara OriginOS 7 dari Vivo dengan antarmuka populer lainnya, seperti HyperOS dari Xiaomi dan One UI dari Samsung, untuk membantu Anda melihat posisi keunggulannya.
Tabel Perbandingan OriginOS 7 vs OS Kompetitor

Fitur / AspekVivo OriginOS 7Xiaomi HyperOSSamsung One UI
Bahasa DesainLiquid Glass (efek transparan/glassmorphism adaptif) & Fluid Motion yang responsif terhadap gravitasi.Alive Design yang minimalis, ringan, dan menonjolkan palet warna solid terinspirasi dari alam.Bersih, terstruktur, dan sangat difokuskan pada penggunaan satu tangan (one-handed usability).
KustomisasiSangat interaktif (Wiggle Theme, StickIt), widget dinamis bergaya puzzle, dan kustomisasi Lock Screen 3D.Modular, memiliki kustomisasi Lock Screen bergaya majalah, namun widget interaktifnya lebih kaku.Membutuhkan aplikasi tambahan (Good Lock) untuk kustomisasi mendalam; bawaannya lebih standar.
Integrasi EkosistemMengejutkan karena lintas batas; kompatibel dengan ekosistem Apple (iCloud, Apple Watch) dan Vivo Office Kit untuk PC/Mac.Kuat di ekosistem internal (Human x Car x Home), sangat mulus jika dihubungkan dengan perangkat IoT dan EV Xiaomi.Ekosistem Galaxy sangat eksklusif; memiliki konektivitas unggulan ke Windows melalui Link to Windows & DeX.
Multitasking & AIOrigin Workbench untuk manajemen 5 aplikasi aktif; asisten Jovi yang mengatur komputasi dan memori latar belakang secara dinamis.HyperMind AI yang mempelajari kebiasaan pengguna untuk mengotomatisasi IoT; multitasking standar dengan jendela mengambang.Galaxy AI sangat komprehensif untuk produktivitas kerja (terjemahan langsung, ringkasan teks, pengeditan foto canggih).
Fokus PerformaUltra-Core Computing; memprioritaskan animasi yang sangat mulus tanpa lag dan penambahan RAM virtual besar (Memory Fusion).Vela Architecture (ukuran firmware sangat kecil); performa ringan, hemat daya baterai, dan responsif.Stabil namun cenderung memakan lebih banyak ruang penyimpanan sistem; optimalisasi RAM terkadang agresif.

Kesimpulan Utama:

Pilih One UI jika fokus utama Anda adalah produktivitas kerja kelas berat, keamanan Samsung Knox, dan keteraturan tata letak untuk kemudahan navigasi.

Pilih OriginOS 7 jika Anda adalah pengguna yang sangat menyukai estetika glassmorphism transparan, animasi menu yang “bernyawa”, dan Anda sering berpindah antara perangkat Android dan Apple.

Pilih HyperOS jika Anda sudah memiliki banyak perangkat smart home Xiaomi dan menginginkan OS yang ringan serta menghemat memori internal.

Bagikan postingan ini:

Komentar (2)

A
Avatar

Budi Santoso

2 jam yang lalu

Artikel yang sangat informatif! Sangat membantu saya.